Hello There, Guest!
View New Posts   View Today's Posts

DON'T FORGET TO READ THE FORUM RULES (February 15, 2017)

BAGI MEMBERS YANG TIDAK MENDAPATKAN EMAIL AKTIVASI (FOR MEMBERS WHO DIDN'T GET AN EMAIL ACTIVATION) (January 24, 2018)

OFFICIAL FLAT EARTH 101 FACEBOOK GROUP!! (January 20, 2019)

Jujur, amanah dan bertanggung-jawab

  • 0 Vote(s) - 0 Average


01-08-2020, 08:46 PM #1
Silver
Junior Member
**
Posts: 17 Threads:9 Joined: Dec 2019 Reputation: 0

Jujur, amanah dan bertanggung-jawab
Jujur, amanah, dan bertanggung jawab

Ada banyak problematika dalam kehidupan tiap-tiap masyarakat ada yang ringan sampai yang berat, sederhana sampai rumit, masa lalu sampai masa kini. Kadang-kadang ada beberapa problem tidak diselidiki karena terlalu berat, terlalu rumit, terlalu susah sehingga masalah tersebut diabaikan.

Sehingga lahirlah 1. Ketidakjujuran atau disebut dusta
- antara perbuatan dengan ucapan tidak sama
-antara lisan dengan tulisan tidak sama
- antara kenyataan tidak sesuai dengan tulisan dan ucapan.

Karena terus-terus tidak konsisten antara perbuatan, tulisan, ucapan dan kenyataan maka lahirnya 2. Tidak amanah atau disebut tidak profesional yaitu
a.. Tidak berbuat berdasarkan kode etik perkerjaan.
b. Tidak berbuat berdasarkan gelar dan jabatan yang dimiliki.
c. Tidak berbuat berdasarkan perjanjian kontrak antara korban dan pelaku.

Karena terus-terus tidak amanah melanggar semua peraturan, moral, dan perjanjian maka lahirlah 3. Tidak bertanggung jawab yaitu
a. Tidak mengakui kesalahan.
b. Menghilangkan barang bukti.
c. Tidak mau mengganti rugi.

01-08-2020, 09:32 PM #2
Silver
Junior Member
**
Posts: 17 Threads:9 Joined: Dec 2019 Reputation: 0

RE: Jujur, amanah dan bertanggung-jawab
A. Hubungan antara individu dan tuhan, perlu diketahui 10 point ini masuk kategori, masalah privasi atau masalah individu, dimana antara orang satu dengan yang lain tidak saling mempengaruhi.
1. Dosa-pahala
2. Petunjuk-sesat
3. Kebaikan-kejahatan
4. Kafir-beriman
5. Bersyukur-tidak bersyukur
6. Bersabar-tidak bersabar
7. Dosa ditanggung sendiri-sendiri
Tujuh diatas masuk kategori privasi, artinya 7 diatas masuk kategori kebebasan individu yang tidak bisa dinganggu oleh orang lain sekalipun dipaksa. (Sumber alquran)

B. Hubungan individu dengan individu atau individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok
Hubungan diatas bisa mempengaruhi antar manusia didasarkan pada
1. Masalah peraturan-penegak hukum, maka bisa saling menjerat, saling tarik jika dirugikan.
2. Masalah jabatan dan kedudukan akademik. Ini juga bisa saling tarik jika ada hubungan jabatan dan akademik antara manusia
3. Jika memiliki ikatan perjanjian dan kontrak maka bisa saling menjerat dan saling tarik baik individu maupun kelompok.

C. Kaitan dengan jujur, amanah dan bertanggung jawab

1. Masalah jujur, ini perkara biasa, sudah sering terjadi, dan penyelesaiannya mudah.

2. Masalah amanah ini sudah sering dibahas, ditingkat sd-smp-sma kepala desa, kelurahan, kecamatan, provensi sampai ...

3. Masalah bertanggung jawab ini yang paling susah dan berat untuk diselesaikan.

Tindakan kriminal, penipuan atau semua perkara yang masuk ranah pengadilan yang buat sulit diselesaikan karena pelaku- pelaku tidak mampu bertanggung-jawab, yaitu
1. Mengakui kesalahan
2. Memberikan barang bukti
3. Mengganti rugi
4. Menerima hukuman pengganti.
This post was last modified: 01-08-2020, 09:33 PM by Silver.

01-09-2020, 06:34 AM #3
Silver
Junior Member
**
Posts: 17 Threads:9 Joined: Dec 2019 Reputation: 0

RE: Jujur, amanah dan bertanggung-jawab
Makhluk yang paling tidak bertanggung-jawab

Iblis, Dalam kitab suci digambarkan seolah-olah makhluk yang paling bertanggung jawab konsisten menyesatkan manusia dari a-z.

Tetapi perlu diketahui, permusuhan iblis harusnya hanya terjadi antara iblis dengan adam, tetapi dalam perjalanannya malah melebar meluas dari cucu-cucunya, anak-anaknya, teman-temannya, keluarga adam, paling anehnya bahkan keluarga iblis, anak-anaknya, istrinya-istrinya, teman-temanya, generasi muda bahkan generasi tua dia sesatkan semuanya.

Seharusnya permusuhan iblis itu sudah berakhir karena adam sudah mati. Karena permusuhan iblis hanya terjadi antara adam dengan iblis, tetapi kemudian terus melebar-terus meluas.

Oke, masih wajar jika iblis juga menyesatkan anak-anak dan cucu cucu adam, tetapi motifnys sudah beda, yaitu dendam dan iri-dengki-hasad.

Lalu apa yang tidak wajar selanjutnya adalah iblis kemudian menyesatkan anak-anak, cucu-cucunya juga. Padahal jelas gak ada hubungan dengan adam dan manusia.

Tidak bertanggung-jawab
1. Tidak mengakui kesalahan bahwa dendamnya sudah melebar
2. Mencoba membuat seolah-olah semua ikut dengan sukarela
3. Tidak memberikan ganti rugi, anak-anak dan cucu-cucunya semua diseret baik adam maupun iblis.

Jadi iblis ini makhluk paling memiliki kelainan jiwa/sakit jiwa, kalau adam sudah disingkirkan, lalu istrinya, lalu anak2nya, cucu2nya, cicit2nya, semuanya pokoknya. Lalu kalau sudah habis, menyerang dirinya sendiri dan kaumnya, anak-anaknya, temannya-temannya, saudara2nya terus-terus sampai habis.

Sebab kegagalan adam melindungi diri dari iblis, waktu dulu, perselisihan antara adam dan iblis, hawa itu belum ada, hawa belum diciptakan, seharusnya hawa tidak terlibat

Kan, dalam pertarungan hanya dilibatkan pihak-pihak yang saling berselisih, keluarganya tidak dilibatkan, ketika dilibatkan keluarganya maka disebut tidak bermoral dan menyalahi aturan dan perjanjian.

Adam akhirnya terperdaya dikiranya permusuhan iblis itu hanya pada adam, hawa tidak masuk...

Pelajaran yang dapat diambil adalah jangan jadi seperti iblis ketika dia marah dia dia tumpahkan segala kekesalannya bukan hanya ke adam, tetapi istri adam, anak adam, cucu adam bahkan keluarga iblis sendiri kena juga tanpa terkecuali...

Oleh karena itu, iblis masuk kategori orang sakit jiwa/kelainan jiwa,

Alasan iblis menyesatkan keluarganya sendiri karena supaya punya tentara-tentara untuk menyesatkan anak-anak, cucu-cucu adam. Ini yang salah

Disinilah iblis termasuk makhluk yang paling tidak jujur dan tidak amanah.

Cukup iblis saja, karena iblis yang punya dendam dan dengki. Yang lain tidak perlu dibawa-bawa.

Jangan pernah meniru sifat iblis...

01-09-2020, 07:44 AM #4
Silver
Junior Member
**
Posts: 17 Threads:9 Joined: Dec 2019 Reputation: 0

RE: Jujur, amanah dan bertanggung-jawab
Keutamaan bertanggung-jawab

Dalam kehidupan kita saat ini, bertanggung jawab dianggap perkara hina, sehingga banyak problem besar tidak terurus dan tidak terungkap karena pelaku kejahatannya tidak mengakui kesalahannya, selain hanya mendapat hinaan, mendapat ancaman, kesimpulannya tidak ada manfaatnya bertanggung-jawab.

Berikut ini keutamaan bertanggung-jawab.

1. Dimuliakan seluruh para malaikat
https://islamidia.com/kisah-nyata-pria-i...ita-mandi/

Disitu ada seorang yang mengintip wanita mandi, di zaman nabi muhammad, setiap kali ada masalah diturunkan dalam bentuk wahyu, lalu wahyu itu kekal sampai akhir zaman. Kan tidak lucu, turun ayat larangan mengintip wanita mandi, pastilah malu. Akhirnya orang tersebut lari kegunung bertobat dan mengakui kesalahannya sendiri...

2. Selalu mendapatkan pengampunan
http://syahirul.com/lelaki-yang-dibakar-...k-anaknya/

Kisah diatas, memberikan penjelasan jika seseorang mengakui kesalahan, kemudian membérikan peringatan kepada anak cucunya dengan contoh membakar dirinya sendiri karena terlalu banyak dosa yang diperbuat. Mengakui kesalahan dan kedua mencegah anak-anak sama sepertinya.

3. Dijamin masuk surga ( hadist palsu)
http://kitab-kuneng.blogspot.com/2013/09...m.html?m=1

Jadi, ceritanya ada anak umar, kemudian anak itu berzina, lalu umar menghukum dalam bentuk cambuk. Lalu anak tersebut mati, malamnya umar bermimpi anaknya ada disurga, dan anaknya membenarkan sikap umar.

Kesimpulan, bertanggung jawab bukan perkara hina, ada pahala dan balasan, kemudian jaminan surga jika mati.

01-09-2020, 08:59 AM #5
Silver
Junior Member
**
Posts: 17 Threads:9 Joined: Dec 2019 Reputation: 0

RE: Jujur, amanah dan bertanggung-jawab
Hukum dibuat untuk dilanggar( nabi khidir)

Hukum dan pemberian sanksi seperti denda, penjara, potong tangan, hudud, rajam dst.

Semua itu disebut aktivitas bersyarat, artinya jika anda ingin lakukan hal tersebut diwajibkan bagi anda melakukan penebusan berupa ganti rugi, mengakui kesalahan dan menerima hukuman yang ditetapkan.

Misalkan jika anda berzina, maka setelah berzina anda wajib dirajam bagi yang sudah nikah dan hudud bagi yang belum nikah, karena itu disebut kegiatan bersyarat.

Nabi khidir memberikan contoh, kegiatan berbasis ganti rugi, artinya anda boleh lakukan hal terlarang asal bertanggung jawab, akui itu salah, siap ganti rugi, menerima hukuman.

Perjalanan musa bersama nabi khidir

Perjalanan pertama
1. Nabi khidir melubangi perahu milik orang, musa mencela perbuatan. Lalu tanggung jawab nabi khidir, dia tinggal berdoa supaya allah gantikan dengan kapal yang lain, karena doa para nabi pasti terkabul. Jadi, enjoy aja.

Perjalanan kedua
2. Nabi khidir membunuh anak kecil, lalu musa mencela perbuatan tersebut. Bagaimana nabi khidir bertanggung jawab, dia berdoa dan berharap kepada allah supaya kedua orang tua anak tersebut diberikan anak yang berbakti dan sholeh dari anak yang dibunuh. Tahukan bahwa doa para nabi pasti terkabul. Sehingga tidak perlu cemas. Lalu masalah selesai.

Perjalanan ketiga
3. Nabi khidir membantu anak-anak membangun tembok tetapi tidak dibayar, nabi musa mengkritik tindakan tersebut. Perlu diketahui perjalanan musa dan khidir itu sangat jauh, sehingga melelahkan dan lapar, ditengah jalan keduanya bertemu dengan 2 orang anak kecil yang tembok rumahnya hampir roboh, musa dan khidir membantu 2 orang tersebut, padahal musa dan khidir sangat kelaparan. Setelah selesai tembok dibangun keduanya langsung pergi tanpa dibayar.

Perlu diketahui dimasyarakat kita ada, sejenis kebiasaan memberikan makanan kepada para pekerja jika dibantu, misalkan jika ada orang dibantu anda kerja kebun, gali sumur, maka umumnya kita memberikan makanan dan minuman.

Musa mengkritik tindakan khidir ini, karena sudah perjalanan jauh pagi siang sore belum makan cape lagi.

Lalu khidir menjawab, dibawah rumah anak itu ada harta warisan, bapaknya kedua anak tersebut itu orang beriman, maunya bapaknya disimpan harta warisan supaya pas anak tersebut dewasa, keduanya bisa gunakan untuk kehidupan mereka.

Perlu diketahui bahwa kebiasaan anak-anak jika punya harta digunakan untuk foya-foya.

Bahasa lainnya itu begini,
Hei musa kita ini orang tua dan nabi, masa kamu minta harta anak yatim, jika kamu minta harta itu, maka sisa hartanya tersebut akan digunakan untuk hal tidak bermanfaat, gara-gara kamu masa depan kedua anak tersebut bisa susah.

Hei musa salahkah kalau orang sangat lapar lalu bekerja kepada orang kemudiam tidak digaji, apakah itu haram, kita langgar aturan supaya kedua anak tersebut masa depannya bisa bahagia.

Akhirnya kedua berpisah dengan kondisi sangat lapar dan lelah.

Jadi, nabi khidir berkorban dalam bentuk ganti rugi, kemudian dia melanggar aturan demi kebaikan orang dimasa depan.

Metode dakwah seperti ini, biasanya dilakukan oleh allah swt.

1. Jadi, ada orang kaya raya tetapi tidak beriman, segala musibah kena tapi tetap tidak beriman, nanti kecurian masuk pencuri langsung jatuh miskin, baru kemudian dapat hidayah

2. Ada wanita tidak suka berhijab, segala nasehat tidak berpengaruh, nanti kena tindakan asusila/penculikan, baru sadar lalu dapat hidayah kemudiam tutup aurat.

3. Anggota dpr, dia korupsi, kecelakaan tabrak tiang listrik masuk rumah sakit, tetap tidak beriman, setelah diancam dan dia khinati kiri kanan atas bawah, baru kemudian di sadar, dapat hidayah dan menyesal.

Contoh video dibawah ini

https://youtu.be/0-KRrDBU3gw

01-09-2020, 09:42 AM #6
Silver
Junior Member
**
Posts: 17 Threads:9 Joined: Dec 2019 Reputation: 0

RE: Jujur, amanah dan bertanggung-jawab
Amal ma'ruf dan nahi mungkar

Ada 5 jenis kebaikan
1. Al birr kebaikan secara keseluruhan
2. Hasan kebaikan diwaktu berat maupun ringan.
3. Sholih kebaikan yang dilakukan untuk mencegah kerusakam menyebar
4. Khair kebaikan yang tidak dimengerti oleh orang lain dan harus diusahakan sendiri.
5. Ma'ruf kebaikan yang diakui oleh semua golongan tanpa memadan ras, golongan dan agama.

Menolong orang, ada 2 jenis
1. Membantu dan menyuruh kepada kebaikan
2. Mencegah seseorang untuk melakukan dosa.

Point 1 pertama itu sudah biasa, dan sudah banyak yang lakukan

Point 2 kedua ini yang susah dan sangat sedikit yang lakukan, salah satunya adalah

Bertanggung-jawab
Yang bertanggung jawab yang paling penting adalah mengakui kesalahan.
Ganti rugi tidak terlalu penting, karena tidak semua orang bisa ganti rugi, membuktikan barang bukti tidak semua orang bisa lakukan.

Tetapi mengakui kesalahan adalah yang paling mudah.

Kenapa bertanggung-jawab masuk kategori nahi mungkar?
1. Karena memutuskan rantai dosa jariyyah dari generasi sebelumnya.
2. Karena mencegah generasi dimasa depan menjadi penjahat. Karena contoh orang terdahulu.

Bertanggung jawab hanya diperuntukkan jika masalahnya berkaitan dengan orang banyak, hak milik orang lain, jika masalah pribadi dan privasi hanya perlu mengakui kesalahan

https://www.islampos.com/57900-57900/amp/

Ada sebuah doa dari para nabi, dia berkata
Ya allah, sesungguh saya adalah orang kafir
Ya allah, sesungguhnya saya adalah orang munafik
Ya allah, sesungguhnya saya adalah orang fasik
Ya allah, sesungguhnya saya adalah orang zalim

Doa Nabi Yunus: Mohon Ampunan
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ

LAA ILAAHA ILLAA ANTA, SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH-ZHOOLIMIIN

Artinya:

“Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya.”

(QS. al-Anbiya: 87)

Read more https://yufidia.com/5499-doa-nabi-yunus-...punan.html
This post was last modified: 01-09-2020, 10:31 AM by Silver.




Forum Jump:



Users browsing this thread: 1 Guest(s)