Hello There, Guest!
View New Posts   View Today's Posts

DON'T FORGET TO READ THE FORUM RULES (February 15, 2017)

BAGI MEMBERS YANG TIDAK MENDAPATKAN EMAIL AKTIVASI (FOR MEMBERS WHO DIDN'T GET AN EMAIL ACTIVATION) (January 24, 2018)

OFFICIAL FLAT EARTH 101 FACEBOOK GROUP!! (January 20, 2019)

Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global

  • 0 Vote(s) - 0 Average


01-16-2019, 08:44 AM #11
ExGlobeFriend
Moderator
*
Posts: 981 Threads:64 Joined: Apr 2017 Reputation: 18

RE: Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global
Teman2
sepertinya ada 1 aturan mendasar dalam sistem seperti ini
yang terlupakan dari pembahasan saya diatas.
yaitu soal duit IOU yang telah dibayar kembali ke bank
oleh sipengajunya, maka pada saat 'hutang'nya itu lunas beserta bunga
tentu sipengaju IOU sudah berhak mengambil kembali agunannnya dari bank.

dan guess what ! secara konsep
maka seluruh uang yg telah diterima bank atas
pelunasan IOU itu harus DIMUSNAHKAN, karena ketika IOU selesai
dilunasi maka uangnya akan berubah kembali tak bernilai, alias kembali ASPAL.
tidak ada lagi jaminan utk uang yg saya maksud diatas.


atau dengan cara lain saya jelaskan seperti ini :

ketika mas tani sudah membawa pulang kembali agunan
yg dia kasih ke bank, berarti utangnya sudah lunas.

maka bank harus memusnahkan uang SAH di kasnya
sebesar pokok pinjaman mas Tani tadi
karena tidak ada lagi jaminan utk uang itu, agunannya sudah ditarik
IOU sudah selesai.


DIMUSNAHKAN ?
apakah ada cara lain ? mungkin ada
tapi begitulah kira2 yg paling simpel sesuai konsep dasar.
This post was last modified: 01-16-2019, 09:05 AM by ExGlobeFriend.
U can follow like SHEEP OR Trust in yourself 

01-16-2019, 01:48 PM #12
ExGlobeFriend
Moderator
*
Posts: 981 Threads:64 Joined: Apr 2017 Reputation: 18

RE: Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global
Menyambung topik dari posting terbaru saya diatas...

kok saya melihatnya jadi gusar sendiri ya ???!!!
pemahaman saya : itu uang hasil pelunasan memang harus dimusnahkan
karena kalo dilihat secara history, uang itu sudah tidak ada backup agunan lagi.

saya tidak menemukan petunjuk/penjelasan bagaimana bank memberlakukan
dan membukukan uang hasil cicilan peminjam itu.

ok memang saat kita berhadapan dengan bank, mereka adalah
bank swasta, jelas disana tidak akan terjadi uang dari cicilan peminjam
dirobek atau dipotong,....
apalagi orang bayar utang via transfer, apanya yg mau dirobek Smile 

slip transfernya mungkin ia kita robek wkwwk...

tapi pada akhirnya emang harus begitu, entah dilevel mana, harusnya dilakukan seperti itu
apakah uang itu dipotong, diberi stempel "Tidak Berlaku" atau "Lunas"
kalau proses itu tidak dilakukan ...
saya gak bisa mikir, ini lubang menganga untuk maraknya uang aspal.
inilah kebocoran paling besar dalam sistem ini.
penyebab inflasi terbesar ya disini lubangnya !

btw, saya masih berbaik sangka saja pada sistem ini,
saya anggap kekurang tahuan saya terhadap mekanisme pencatatan di bank
dan perlakuan terhadap hal2 yg saya sebut diatas.

but, again...kita harus cari tahu soal ini, mungkin ada narasumber dari Pakar ekonomi
yg tiap hari berurusan dengan yg beginian, atau temen2 bisa ngasih sumber terkait
hal ini.
This post was last modified: 01-16-2019, 01:57 PM by ExGlobeFriend.
U can follow like SHEEP OR Trust in yourself 

01-17-2019, 02:17 PM #13
ExGlobeFriend
Moderator
*
Posts: 981 Threads:64 Joined: Apr 2017 Reputation: 18

RE: Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global
Uang hasil pelunasan/pembayaran IOU
tidak harus dimusnahkan/dipotong/dicoret
dengan catatan , pembukuan di Bang Kirman harus seperti ini  :

1.  pada saat bang kirman mencetat stok uang $1000.000
     dicatat  :
                         
     Nama Akun Perkiraan                              Debet                            Kredit

     - Stok Cetakan Uang                             $ 1000.000                           -
             - Uang Cetakan                                     -                            $ 1000.000


2.  pada saat memberikan uang kepada mas Tani $100.000 atas pengajuan OIU-nya,
     dicatat  :    
     Nama Akun Perkiraan                              Debet                            Kredit

     - IOU                                                       $ 100.000                           -
             - Stok Cetakan Uang                              -                            $ 100.000


3.  Pada saat mas Tani melunasi utang IOUnya,
     dicatat  :    
     Nama Akun Perkiraan                              Debet                            Kredit

     - Stok Cetakan Uang                               $ 100.000                           -
             - IOU                                                        -                            $ 100.000


dineraca bank harus ada perkiraan "Stok Cetakan Uang" di sebelah Debet (Aset)
harus terpisah dengan akun Kasnya sendiri....

Saldo akhir dari Akun "Stok Cetakan Uang" mencerminkan jumlah stok uang dan belum sah utk diedarkan.
Akun ini juga hanya bisa dikurangi (dikredit) dengan lawannya : IOU
artinya akun ini cuma sebagai sumber penyaluran dana pinjaman via IOU.
tidak boleh dikeluarkan utk bayar-bayar yang lain, karena belum punya agunan/backup.

mudah-mudahan memang seperti itulah yg telah diterapkan oleh bank.
This post was last modified: 01-17-2019, 02:20 PM by ExGlobeFriend.
U can follow like SHEEP OR Trust in yourself 

01-29-2019, 05:17 PM #14
ExGlobeFriend
Moderator
*
Posts: 981 Threads:64 Joined: Apr 2017 Reputation: 18

RE: Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global
--->>> Agunan yang disita Bank <<<---

mindset kita tentang barang agunan/jaminan yang disyaratkan bank selama ini
cukup meleset, gak tau buat rekan2.

kalau saya selama ini menilai agunan itu adalah hak penuh bank,

"bank akan rugi besar ngasih pinjeman sekian dengan jaminan barang ini !"
"mana mau lah bank minjemin 50 juta dengan jaminan motor butut !"
begitu kira2 yang ada difikiran saya dulu.

tapi setelah rekan2 simak post2 sebelumnya
sangat jelas disana bahwa agunan bukanlah 'hak' bagi bank.
tetapi KEWAJIBAN.

kewajiban yang harus dilakukan dalam rangka memberikan kenyamanan
kepada peserta jual beli yang lain (yg bukan peminjam).

kenyamanan apa ?, yah berarti uang yang dipegang ditangan mereka ada backupnya.


satu lagi yang bisa kita tarik simpulan :

"bahwa selama masih ada uang yang anda pegang saat ini
berarti masih ada orang yg minjem belum lunas (hartanya masih tergadai dibank)"

minjem ke bank itu, sejatinya BUKAN KEMAUAN PERSERTA JUAL BELI
TAPI KARENA PESERTA JUAL BELI MEMAKLUMI KONDISI BANK YANG
TIDAK MUNGKIN MENAMPUNG BARANG HASIL TUKARAN UANG.

=============================================================
lalu bagaimana dengan agunan yang disita bank ?
bolehkah bank menjualnya ?

kalau nurut konsep sih harus dijual

tapi lagi2, uang yg didapat dari hasil penjualan/lelangnya
harus kembali dimasukan ke akun perkiraan (Stok Cetakan Uang) seperti yg saya maksud diatas
atau dirobek, dicoret, diberi stempel "Lunas" Tidak Berlaku" "Impas" dll.

nilai lelang sebenarnya ya cuma sebesar SISA angsuran yg belum dibayar.
jadi kalau ada angusuran sebelumnya dan atau bank menjualnya lebih dari itu
yah berarti pendapatan sampingan 'Bang Kirman' hehehe.


kalau ternyata pembeli lelangnya jatuh ke tangan pihak asing dan jaminannya berupa
tanah/lahan ??????????????????????

saya kembalikan ke rekan2, bagaimana menyikapi yang satu itu.
U can follow like SHEEP OR Trust in yourself 

01-30-2019, 09:33 AM #15
SunTree
High Member
***************
Posts: 144 Threads:5 Joined: Feb 2017 Reputation: 5

RE: Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global
Masih menyimak..
Coba memahami pelan-pelan..

02-02-2019, 10:28 PM #16
ExGlobeFriend
Moderator
*
Posts: 981 Threads:64 Joined: Apr 2017 Reputation: 18

RE: Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global
@SunTree

monggo bro... Smile

kuncinya di post 1 [utama/paling atas/page 1]

2 opsi yang menurut saya mampu mengembalikan pemahaman kita
ke dasar sistem 'perbankan' global ini.
mudah2an sampean bisa nangkep apa yg saya maksud. Rolleyes

sangat simple ternyata,
tapi begitu susah utk dipahami karena sepertinya
sengaja dikubur dengan penggunaan
istilah2 ekonomi, berlapisnya struktur perbankan global
yang bikin otak mlintir.
U can follow like SHEEP OR Trust in yourself 

02-17-2019, 06:19 PM #17
ExGlobeFriend
Moderator
*
Posts: 981 Threads:64 Joined: Apr 2017 Reputation: 18

RE: Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global
Pembuktian : "Agunan adalah Jaminan/Backup uang yang beredar".


review kembali simulasi transaksi dari penyaluran IOU pertama mas tani dipost 1:

-. Mas tani mengajukan IOU, menyerahkan agunan kepada Bang Kirman lalu.
-. Mas tani dapet pinjeman tsb katakan $100.000,-
-. langsung kita anggap saja om layan punya 5 ton apel, dibeli semua oleh
mas tani senilai $100.000,- berarti uang yg dipakai total berasal dari pinjaman Bank (IOU).
-. anggap saja 5 ton apel dikonsumsi oleh mas tani, habis selama 7 hari.
-. hari ke 8 mas tani tak punya apa2 lagi, kabur dari kompleks.
-. uang $100.000 sekarang ada di om layan.
-. katakan cuma 2 orang tadi peserta jual beli ditambah bang kirman yang pasif.
-. berarti uang $ 100.000 tidak ada artinya lagi bagi om layan, karena peserta jual beli
tinggal dia seorang.
-. om layan menemui bang kirman, meminta penggantian media tukar tsb $100.000 dengan
sesuatu yg benar2 bernilai. yakni agunan yg diserahkan mas tani saat dia mengajukan IOU.
-. jadi intinya, at the end : 5 ton apel om layan tergantikan dengan harta agunan mas tani yg telah kabur.

-. loud and clear.
This post was last modified: 07-16-2019, 08:27 PM by ExGlobeFriend.
U can follow like SHEEP OR Trust in yourself 

12-02-2019, 12:27 PM #18
ExGlobeFriend
Moderator
*
Posts: 981 Threads:64 Joined: Apr 2017 Reputation: 18

RE: Kupas Tuntas ! : I Owe U (IOU), Uang ASPAL & Ide utk Sistem Perbankan Global
(01-16-2019, 01:48 PM)ExGlobeFriend Wrote:  Menyambung topik dari posting terbaru saya diatas...

kok saya melihatnya jadi gusar sendiri ya ???!!!
pemahaman saya : itu uang hasil pelunasan memang harus dimusnahkan
karena kalo dilihat secara history, uang itu sudah tidak ada backup agunan lagi.

saya tidak menemukan petunjuk/penjelasan bagaimana bank memberlakukan
dan membukukan uang hasil cicilan peminjam itu.

ok memang saat kita berhadapan dengan bank, mereka adalah
bank swasta, jelas disana tidak akan terjadi uang dari cicilan peminjam
dirobek atau dipotong,....
apalagi orang bayar utang via transfer, apanya yg mau dirobek Smile 

slip transfernya mungkin ia kita robek wkwwk...

tapi pada akhirnya emang harus begitu, entah dilevel mana, harusnya dilakukan seperti itu
apakah uang itu dipotong, diberi stempel "Tidak Berlaku" atau "Lunas"
kalau proses itu tidak dilakukan ...
saya gak bisa mikir, ini lubang menganga untuk maraknya uang aspal.
inilah kebocoran paling besar dalam sistem ini.
penyebab inflasi terbesar ya disini lubangnya !

btw, saya masih berbaik sangka saja pada sistem ini,
saya anggap kekurang tahuan saya terhadap mekanisme pencatatan di bank
dan perlakuan terhadap hal2 yg saya sebut diatas.

but, again...kita harus cari tahu soal ini, mungkin ada narasumber dari Pakar ekonomi
yg tiap hari berurusan dengan yg beginian, atau temen2 bisa ngasih sumber terkait
hal ini.

(01-16-2019, 08:44 AM)ExGlobeFriend Wrote:  Teman2
sepertinya ada 1 aturan mendasar dalam sistem seperti ini
yang terlupakan dari pembahasan saya diatas.
yaitu soal duit IOU yang telah dibayar kembali ke bank
oleh sipengajunya, maka pada saat 'hutang'nya itu lunas beserta bunga
tentu sipengaju IOU sudah berhak mengambil kembali agunannnya dari bank.

dan guess what ! secara konsep
maka seluruh uang yg telah diterima bank atas
pelunasan IOU itu harus DIMUSNAHKAN, karena ketika IOU selesai
dilunasi maka uangnya akan berubah kembali tak bernilai, alias kembali ASPAL.
tidak ada lagi jaminan utk uang yg saya maksud diatas.


atau dengan cara lain saya jelaskan seperti ini :

ketika mas tani sudah membawa pulang kembali agunan
yg dia kasih ke bank, berarti utangnya sudah lunas.

maka bank harus memusnahkan uang SAH di kasnya
sebesar pokok pinjaman mas Tani tadi
karena tidak ada lagi jaminan utk uang itu, agunannya sudah ditarik
IOU sudah selesai.


DIMUSNAHKAN ?
apakah ada cara lain ? mungkin ada
tapi begitulah kira2 yg paling simpel sesuai konsep dasar.

setelah 1 tahun thread ini nangkring, https://fe101.net/forum/Thread-kupas-tun...kan-global
belum ada yg mau share, bagaimana kondisi masalah yang saya qoute diatas.
mungkin ada yg tau tapi terlalu riskan utk di share, i don't know.

kalau masalah diatas sendiri kita masih kabur
sepertinya kita sudah terlalu jauh mengurusi elit global.
bukanya saya tidak yakin adanya elit global (psikopat yang malas kerja)
tapi saya tidak yakin mereka cuma bekerja dalam kelompok kecil
kecuali semua yg terlibat dalam sistem ini diuntungkan dan atau mendapat keuntungan dari sistem yg diterapkan elit global itu.

dan karena itulah topik flat earth menjadi 'musuh' bagi semua orang ????
pertanyaan besar bukan ?
This post was last modified: 12-02-2019, 12:42 PM by ExGlobeFriend.
U can follow like SHEEP OR Trust in yourself 




Forum Jump:


Possibly Related Threads...
Thread Author Replies Views Last Post
  Uang Dan Elite Global neversgb 10 3,865 03-29-2019, 12:41 AM
Last Post: Cryptohunter
  Mata uang Tunggal <-> New World Order, Elit Global & Elit LOKAL (yg terlupakan) ExGlobeFriend 21 1,322 01-12-2019, 06:59 PM
Last Post: ExGlobeFriend
  Perbankan Tama88 3 626 02-26-2018, 09:10 AM
Last Post: ranguzen
  UANG tetap jadi alasan bagi Elite Global untuk berbohong ExGlobeFriend 5 769 02-05-2018, 02:39 PM
Last Post: afthalana


Users browsing this thread: 1 Guest(s)