Hello There, Guest!
View New Posts   View Today's Posts

DON'T FORGET TO READ THE FORUM RULES (February 15, 2017)

BAGI MEMBERS YANG TIDAK MENDAPATKAN EMAIL AKTIVASI (FOR MEMBERS WHO DIDN'T GET AN EMAIL ACTIVATION) (January 24, 2018)

OFFICIAL FLAT EARTH 101 FACEBOOK GROUP!! (January 20, 2019)

Terjemahan ar-rahman ayat 33

  • 0 Vote(s) - 0 Average


05-25-2017, 12:28 AM #1
Posts: 2 Threads:2 Joined: May 2017 Reputation: 0

Terjemahan ar-rahman ayat 33
Allah SWT berfirman:

يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ اِنِ اسْتَطَعْتُمْ اَنْ تَنْفُذُوْا مِنْ اَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ فَانْفُذُوْا ۗ لَا تَنْفُذُوْنَ اِلَّا بِسُلْطٰنٍ
yaa ma'syarol-jinni wal-insi inistatho'tum an tanfuzuu min aqthooris-samaawaati wal-ardhi fanfuzuu, laa tanfuzuuna illaa bisulthoon

"Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah)."
(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 33)

* Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com
This post was last modified: 05-25-2017, 12:29 AM by Erwin Sudrajat.

05-25-2017, 12:46 AM #2
jenggo
High Member
***************
Posts: 103 Threads:1 Joined: May 2017 Reputation: 4

RE: Terjemahan ar-rahman ayat 33
kekuatan yg dimaksud ini misalnya kaya gimana, kalo diceritakan mengenai isro mi'raj nabi muhammad menembus langit atau dibukakan pintu langit ,
dalam pemahaman dulu bumi bulat, saya membayangkan kalo nabi ini menembus atmosfer dan melintasi ruang angkasa dengan kecepatan cahaya 300 juta km per jam, menembus langit

kekuatan apakah itu,


Sent from my SM-N910U using Tapatalk

05-27-2017, 01:18 AM #3
ustadz-fe
FLAT MASTER
*
Posts: 728 Threads:60 Joined: Apr 2017 Reputation: 40

RE: Terjemahan ar-rahman ayat 33
(05-25-2017, 12:46 AM)jenggo Wrote:  kekuatan yg dimaksud ini misalnya kaya gimana, kalo diceritakan mengenai isro mi'raj nabi muhammad menembus langit atau dibukakan pintu langit ,
dalam pemahaman dulu bumi bulat, saya membayangkan kalo nabi ini menembus atmosfer dan melintasi ruang angkasa dengan kecepatan cahaya 300 juta km per jam, menembus langit

kekuatan apakah itu,


Sent from my SM-N910U using Tapatalk

Dari Tafsir Jalalain, Al-imam  Jalaluddin As-Suyuthi menerangkan ;

(Hai semua jin dan manusia, jika kalian sanggup menembus) melintasi (penjuru) atau kawasan-kawasan (langit dan bumi, maka lintasilah) perintah di sini mengandung makna yang menunjukkan ketidakmampuan mereka untuk melakukan hal tersebut (kalian tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan) dan kalian tidak akan mempunyai kekuatan untuk itu.

Maksudnya di sana dalah Kekuatan dari Allah, Izin dari Allah, Sunatullah.

Dan untuk Manusia ( Beriman ), mereka di beri izin untuk itu ( melintasi Langit), tapi tidak dalam Jasad ini ;

Al-Imam Ahmad, Abu Dawud, An-Nasai, Ibnu Majah, serta yang selainnya, telah meriwayatkan dari hadits Al-Baro’ bin ‘Azib, bahwa suatu ketika para sahabat berada di pekuburan Baqi’ul ghorqod. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendatangi mereka. Beliau pun duduk. Sementara para sahabat duduk disekitarnya dengan tenang tanpa mengeluarkan suara, seakan-akan di atas kepala mereka ada burung. Beliau sedang menanti penggalian kubur seorang yang baru saja meninggal.

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kepalanya dan mengucapkan:

أعوذ بِاللّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْر

“Aku berlindung kepada Allah dari adzab kubur.”


Beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali. Setelah itu, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya bila seorang yang mukmin menghadap ke alam akhirat dan meninggalkan alam dunia, turun kepadanya sejumlah malaikat berwajah putih yang seolah-olah seperti matahari. Mereka membawa sebuah kain kafan dan minyak wangi dari surga. Mereka pun duduk di dekatnya sejauh mata memandang. Lalu datanglah malaikat pencabut nyawa dan duduk di dekat kepalanya. Malaikat pencabut nyawa berkata:

يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الطيبة، أخرجي إلي مغفرة من الله و رضوان

“Wahai jiwa yang baik, keluarlah engkau kepada keampunan dan keridhoan Allah Subhanahu wa Ta’ala.”


Maka nyawanya keluar dan mengalir seperti air yang mengucur dari mulut wadah. Lalu malaikat pencabut nyawa mengambilnya. Nyawanya tidak dibiarkan sekejap mata pun berada di tangan malaikat pencabut nyawa dan segera diambil oleh para malaikat yang berwajah putih tadi. Kemudian mereka meletakkannya pada kain kafan dan minyak wangi surga yang telah mereka bawa. Maka nyawanya mengeluarkan aroma minyak wangi misik yang paling terbaik di muka bumi. Lalu mereka menyertainya untuk naik ke langit. Tidaklah mereka melewati sekumpulan malaikat melainkan para malaikat itu akan bertanya: “Siapakah ruh yang baik ini?” Mereka menjawab: “Ini adalah Fulan bin Fulan”, dan disebutkan namanya yang paling terbaik ketika mereka memanggilnya di dunia.

Tatkala mereka telah sampai membawanya kelangit, mereka meminta agar pintu langit dibukakan untuknya. Maka dari setiap langit dia diiringi oleh para penjaganya sampai ke langit berikutnya. Demikianlah yang akan terjadi hingga dia sampai ke langit ke tujuh mereka berhenti. Maka Allah berfirman:

اكتبوا كتاب عبدي في عليين, و أعيدوه إلى الأرض, فإني منها خلقتهم, وفيها أعيدهم, و منها أخرجهم تارة أخرى

“Catatlah oleh kalian bahwa hambaku (ini) berada di surga ‘illiyyin, dan (sekarang) kembalikanlah dia ke muka bumi. Sungguh darinya Aku telah menciptakan mereka, dan padanya Aku akan mengembalikan mereka, serta darinya pula Aku akan mengeluarkan mereka sekali lagi”.


Kemudian nyawanya dikembalikan ke dalam jasadnya. Lalu datanglah dua orang malaikat kepadanya. Keduanya bertanya, siapa Rabbmu? Maka dia menjawab, Rabbku adalah Allah. Keduanya kembali bertanya, apa agamamu? Maka dia menjawab, agamaku adalah islam. Keduanya kembali bertanya, siapa orang yang telah diutus di tengah kalian ini? Maka dia menjawab, beliau adalah utusan Allah. Keduanya kembali bertanya, siapakah yang telah mengajarimu? Maka dia menjawab, aku membaca kitab Allah, beriman kepadanya dan membenarkannya.

Kemudian terdengarlah suara yang menyeru dari langit, “Hambaku ini telah benar. Bentangkanlah untuknya permadani dari surga dan bukakanlah sebuah pintu ke surga”.
Maka harum wangi surga pun menerpanya dan kuburnya diperluas sejauh mata memandang. Lalu datang kepadanya seorang yang bagus wajahnya, pakainnya, dan harum wanginya. Orang itu berkata, bergembiralah dengan segala yang akan menyenangkanmu. Ini adalah hari yang dahulu engkau telah dijanjikan. Maka si mukmin bertanya kepadanya, “Siapakah engkau? Wajahmu adalah wajah yang datang dengan membawa kebaikan.” Dia pun menjawab, “Aku adalah amalmu yang sholih.” Lalu si mukmin berkata, “Wahai Rabbku! Segerakanlah hari kiamat agar aku kembali kepada keluarga dan hartaku”.


Selanjutnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Adapun bila seorang yang kafir meninggalkan alam dunia dan menghadap ke alam akhirat, turun kepadanya dari langit sejumlah malaikat yang berwajah hitam legam. Mereka membawa sebuah kain kafan yang buruk dan kasar. Mereka pun duduk di dekatnya sejauh mata memandang. Lalu datanglah malaikat pencabut nyawa dan duduk di dekat kepalanya. Malaikat pencabut nyawa berkata,

“Wahai jiwa yang buruk, keluarlah engkau kepada kemurkaan dan kemarahan Allah”.

Maka nyawanya tercerai berai di dalam jasadnya. Kemudian malaikat pencabut nyawa merenggut nyawanya seperti mencabut besi pemanggang daging dari bulu domba yang basah. Setelah malaikat pencabut nyawa mengambilnya, tidak dibiarkan sekejap mata pun berada di tangannya dan segera diambil oleh para malaikat yang berwajah hitam legam tadi. Lalu mereka meletakkannya pada kain kafan (yang telah mereka bawa) itu. Sehingga keluarlah dari nyawanya seperti bau yang sangat busuk di atas muka bumi.
Kemudian mereka naik bersamanya. Tidaklah mereka melewati sekumpulan malaikat melainkan para malaikat itu akan bertanya, siapakah ruh yang buruk ini? Mereka menjawab: “Ini adalah Fulan bin Fulan” dan disebutkan namanya yang paling terburuk ketika mereka memanggilnya di dunia.


Kemudian mereka membawanya naik sampai ke langit dunia dan dimintakan agar pintu langit di bukakan untuknya. Namun pintu langit tidak dibukakan untuknya”.

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membaca ayat yang berbunyi,

لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ

“Tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk surga sampai onta bisa masuk ke dalam lubang jarum.” (QS. Al-A’rof: 40)

Selanjutnya Allah Azza wa jalla berfirman,

“Catatlah oleh kalian bahwa ketetapannya berada di (neraka) Sijjiin, di bumi yang paling bawah”.

Setelah itu, nyawanya benar-benar dilemparkan. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membaca ayat yang berbunyi,

“Barangsiapa yang berbuat syirik kepada Allah, Maka dia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan oleh angin ke tempat yang jauh”. 
(surat Al Hajj:ayat 31)

Demikianlah, ruh nya dikembalikan kedalam jasadnya. Maka dua orang malaikat mendatanginya lalu mendudukkannya. Keduanya bertanya, “Siapa Rabbmu?” Dia menjawab, “Hah.. hah..aku tidak tahu”. Keduanya kembali bertanya, “Siapa orang yang telah diutus ditengah kalian ini?” Dia menjawab, “Hah..hah..aku tidak tahu.” Kemudian terdengarlah suara yang menyeru dari langit, “Dia telah berdusta, bentangkanlah untuknya permadani dari api neraka dan bukakanlah sebuah pintu ke neraka.” Sehingga hawa panas dan racun neraka pun menerpanya dan kuburnya dipersempit sampai tulang-tulang rusuknya saling bergeser. Lalu datang kepadanya seorang yang buruk wajahnya, pakainnya, dan busuk baunya. Orang itu berkata, “Bergembiralah dengan segala yang akan memperburuk keadanmu. Ini adalah hari yang dahulu engkau telah dijanjikan.” Maka si kafir bertanya, “Siapakah engkau? Wajahmu adalah wajah yang datang dengan membawa keburukan.” Dia pun menjawab, “Aku adalah amalmu yang buruk.” Lalu si kafir berkata, “Wahai Rabbbku! Janganlah engkau datangkan hari kiamat”.
Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah di dalam kitabnya “Ahkamul Janaiz”

Dan saran Saya, jangan lakukan experiment untuk Hadist di atas ( itu namanya Bunuh Diri ), Hadistnya Sahih itu sudah cukup. angelblushing  
This post was last modified: 05-27-2017, 01:29 AM by ustadz-fe.
قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ


05-27-2017, 07:31 AM #4
blackcampret
FLAT MASTER
*
Posts: 219 Threads:10 Joined: Feb 2017 Reputation: 2

RE: Terjemahan ar-rahman ayat 33
Nih ayat nih yang suka dipelintir GE buat space program ngakak
This post was last modified: 05-27-2017, 07:32 AM by blackcampret.

04-26-2019, 12:24 PM #5
Si Man
High Member
***************
Posts: 135 Threads:14 Joined: May 2018 Reputation: 0

Terjemahan ar-rahman ayat 33
Penjelasan berikut ini hanya untuk menguatkan kenapa kita tidak bisa menembus atau berkelana di langit (diatas atmosphere).

Tanpa sains(hukum alam) pun, dengan melihat arti ayat tersebut,dan kalau kita meyakini Al-Quran sbg sumber informasi dari Tuhan maka semua
satelit dgn solid material dan spacecraft adalah suatu kebohongan.

Semua materi(solid, cair, dan gas) di bumi, atau di atmosphere bumi punya definisi atau nilai Work-Function yang berbeda-beda. Work-Function adalah besarnya energi yang dibutuhkan untuk melepaskan 1 elektron dari ikatannya pada suatu materi. Work function biasanya disebut dalam satuan eV atau electron volt.

Materi dengan work-function tertinggi yang diketahui oleh manusia, baru Platinum dengan Work-Function 6.35 eV(electron volt).

[Image: screen-shot-2019-04-23-at-09.36.14.png]

Sinar matahari (terlihat dan tidak terlihat) juga mengandung energy yang biasa disebut energi radiasi photon dan sering didefiniskan dalam satuan electron volt per photonnya. Dan spektrumnya mulai dari InfraRed, Visible Light, Ultraviolet,X-Ray, dan Gamma Ray.

[Image: screen-shot-2019-04-26-at-00.41.47.png?w=443&h=406]

[Image: screen-shot-2019-04-24-at-19.32.46.png?w=530&h=406]

Semakin tinggi spektrum radiasi matahari (frekuensi pembawa photonnya), maka energinya semakin besar. Dan jika suatu photon mengenai suatu materi, dimana energi photon tersebut lebih besar atau sama dengan work function materi-nya, maka elektron dari materi tersebut akan terlepas, biasa disebut dengan "Photoelectric effect".

Semakin byk elektron yang terlepas dari suatu materi, maka materi tersebut akan bisa berubah bentuk mulai dari solid ke cair, cair ke gas, dan gas ke plasma(ion-ion).

Dengan melihat perbandingan materi di bumi(tertinggi 6.35 eV), dan spektrum energi photon matahari, maka sangat tidak mungkin solid material bisa eksis di atas atmosphere.
Dan itu fenomena alam, dan sesuai dengan apa yang dijelaskan di Al-Quran.

Kalau mau menembus/menuju langit pertama, maka kita harus punya pelindung material dengan work function-nya diatas energi tertinggi dari spektrum matahari, yaitu diatas Gamma-Ray.

Jangankan Gamma-Ray, energi extreme Ultraviolet saja sudah mengalahkan materi tertinggi yang diketahui manusia pada saat ini yaitu Platinum(6.35 eV).Bagaimana bisa manusia punya kemampuan menuju langit pertama ??

"Ayat-ayat di dalam Al-Quran dan ayat-ayat di Alam tidak pernah bertentangan, saling mendukung satu-sama lain".
This post was last modified: 04-26-2019, 12:28 PM by Si Man.

Salam,
Si Man

07-21-2019, 06:08 AM #6
Si Man
High Member
***************
Posts: 135 Threads:14 Joined: May 2018 Reputation: 0

RE: Terjemahan ar-rahman ayat 33
Berikut ini beberapa ayat yang erat kaitannya dengan sifat-sifat radiasi photon dari Bintang ataupun Matahari.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Mulk: 5).

“Sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).” (QS. Al-Jin: 8 – 9).

“Sesungguhnya Aku telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka,syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru. Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal, Akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang terang.” (QS. As-Shaffat: 6 – 10).

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bintang yang menjadi alat pelempar, maknanya bintang yang menjadi sumbernya.
Panah api adalah radiasi photon, bukan meteor, meteor bukan hasil produksi bintang.
Bintang/Matahari dari jurnal apapun, tidak pernah menghasilkan meteor, tapi yang dihasilkan adalah radiasi photon dengan spektrum(frekuensi) yang sangat tinggi:
Gamma-Ray, X-Ray, Extreme Ultra Violet,Ultra Violet, Visible Lights, dan Infra Red.

Pancaran radiasi photon ke segala arah (mode isotropik).

Panasnya itu luar biasa skali, ada formulanya bagaimana mengkonversi satuan Electron Volt ke Kelvin (satuan temperature/suhu).

http://www.colby.edu/chemistry/PChem/Hartree.html

Contoh Gamma Ray, wavelengthnya kurang dari 10 picometer,sebagai sampel kita ambil 1 picometer atau 0.001 nm, maka energinya
= 1239847 eV (https://www.omnicalculator.com/physics/photon-energy)
= 14387914000 Kelvin (http://www.colby.edu/chemistry/PChem/Hartree.html)


Bintang => panah Api(panah energy/heat/panas), segala penjuru, menyala-nyala = radiasi photon.


How dangerous photon radiation of gamma ray ???
https://science.howstuffworks.com/radiat...kness1.htm

Salam,
Si Man

08-01-2019, 05:22 PM #7
Tama88
High Member
***************
Posts: 183 Threads:38 Joined: Feb 2017 Reputation: 2

RE: Terjemahan ar-rahman ayat 33
Udah lama ane ga baca thread se mantap ini hehehehe. Mayan bisa nambah ilmu. Big Grin
The More You Know About Things, The More Scared It Is

12-06-2019, 10:04 AM #8
Si Man
High Member
***************
Posts: 135 Threads:14 Joined: May 2018 Reputation: 0

RE: Terjemahan ar-rahman ayat 33
Buat rekan-rekan yang memang tertarik dengan bintang dari sudut pandang ilmu tafsir dan sains, ini ada skripsi terkait pembahasan bintang di dalam Al-Quran.

http://repositori.uin-alauddin.ac.id/8761/1/WIDYA.PDF

Khusus terkait penafsiran sinar gamma ada di bagian akhir page 72 dan awal page 73.

Mudah2-an bermanfaat dan semakin bertambah wawasan dan pengetahuannya..

Salam,
Si Man




Forum Jump:


Possibly Related Threads...
Thread Author Replies Views Last Post
  Setelah Ar-Rahman : 33, kini saat nya Al-Isra : 37 Cat[CH] 2 1,343 08-24-2017, 01:01 AM
Last Post: ExGlobeFriend
  Ayat ayat malam dan siang dalam Alquran Ruly 0 1,270 05-08-2017, 08:31 AM
Last Post: Ruly
  ayat-ayat flat earth hafifuddin herdiansyah 2 952 05-07-2017, 02:31 AM
Last Post: Ruly
  Q.S Ar-Rahman:33 Fadlalala 0 677 04-10-2017, 10:02 AM
Last Post: Fadlalala
Big Grin KUMPULAN AYAT-AYAT YG MENYATAKAN BUMI DATAR (A1) Arief Rahman 1 1,311 04-04-2017, 11:15 AM
Last Post: segolengko


Users browsing this thread: 1 Guest(s)